Langsung ke konten utama

Mengobati Was Was Saat Berdzikir



Mengatasi Was Was saat berdzikir

Was was seperti ini atau apapun bentuknya , jika diluar kuasa anda tidak mengapa . yang membahayakan adalah jika anda mematuhinya , rela dengannya, mengikuti, mengakui dan mengamalkannya, maka tebusannya adalah dengan membencinya dan obatnya adalah dengan berpaling darinya
dan terus melakukan dzikrullah .
tidak hanya sekedar dzikir dengan lisan tapi juga anda hayati makna dzikir tersebut didalam hati.
tingkatan pertama khusyu dalam berdzikir adalah memaksakan hati dengan menghadirkan makna dzikir yang diucapkan.kemudian melekat maknanya dan mengakar. hingga lisan seakan bisa mengungkapkan makna yang sudah melekat dalam hati .
Dalam keadaan seperti ini anda akan memiliki kekuatan dalam khusyu.
Bukan maksud anda berdzikir hanya mengucapkanya dengan lisan, meskipun itu hal baik tapi tujuannya adalah anda berusaha membuka pintu untuk dzikir tersebut supaya menembus kedalam lubuk hati anda.seiring dengan itu anda akan terbebas dari kejahatan was was dengan karunia Allah.

Habib Umar bin Salim bin Hafidz

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terapi Was Was Setan

Terapi Was was Setan dan Lintasan Lintasan Hati yang buruk. Penyakit Was Was merupakan penyakit hati yang berbahaya, apabila seseorang yang memiliki penyakit ini biasanya akan sulit untuk menghilangkannya, Setan adalah makhluk terkutuk yang akan terus menggoda kita selama masih ada ruh didalam jasad kita, karena setan itu tidak pernah berputus asa dalam menggoda kita ,kita manusia tidur tetapi mereka tidak tidur. Setan ini memiliki berbagai cara untuk menggoda manusia agar manusia terjerumus dalam kesesatan dan mengajak untuk menjadi pengikutnya di neraka nanti contohnya ya was was ini .,diantaranya was was dalam urusan keyakinan(Aqidah) dalam agama. Setan membisikan hati seorang muslim untuk ragu - ragu  terhadap Iman kita,  Setan membisikan dengan sangat lembut dan melintas dihati kita tanpa kita inginkan. Biasanya lintasan hati ini atau was - was muncul untuk menganggu seseorang yang ingin fokus kepada Allah , setan menganggu agar orang itu berhenti dari beribadah kar...

Nasehat Habib Munzir Almusawa bagi yang terkena was was

Nasehat Habib Munzir Almusawa bagi yang  terkena penyakit was was Habib Munzir Al-Musawa : saudaraku yg kumuliakan, penyakit was was ini banyak macamnya, ada yg berupa keraguan terhadap ibadah, atau keraguan pada keadaan, atau keraguan atas kebenaran, dan sumber penyebabnya bermacam macam, bisa disebabkan dangkalnya pemahaman terhadap syariah, atau disebabkan frustasi, atau patah semangat sebab sesuatu, atau sebab lainnya, namun sala satu pengobatannya adalah dengan membangkitkan ketenangan jiwa, jika jiwanya tenang maka seluruh was was itu akan sirna, ketenangan hati adalah dengan dzikurillah, mengingat Allah, bertafakkur dan merenungkan perjumpaan dengan Allah swt, menerangi jiwa dengan cahaya Allah swt.., maka dengan ini seluruh was was akan sirna, saudaraku, jangan risau dengan gangguan perasaan, anda sedang berperang dengan kewaswasan, maka kalahkan lah ia, teruskan perjuangan anda, jangan sampai anda meninggalkan amal ibadah karena dikalahkan oleh lintasan pikir...

Menghadapi Cengkraman Setan dan Menutup Pintu Masuk Setan

Kewajiban untuk Menghindari Cengkeraman Setan terhadap Hati dan Menutup Pintu-Pintu Masuknya Ketahuilah bahwa hati bagaikan bangunan berbentuk kubah yang memiliki beberapa pintu, di mana berbagai orang bisa masuk ke bangunan itu melalui pintu-pintu itu. Hati juga bisa diumpamakan seperti suatu objek yang menjadi target dari anak panah yang datang kepadanya dari segala arah. Pintu-pintu masuk berbagai pengaruh yang datang silih berganti ke dalam hati, adakalanya berupa sesuatu yang konkret, seperti pancaindra; dan kadangkala berupa sesuatu yang abstrak, seperti imajinasi [khayal], nafsu, amarah, dan akhlak-akhlak yang terbentuk dari tabiat dasar seseorang. Pengaruh paling pentingyang masuk ke hati adalah bersit-hati atau bisikan-hati (khawathir), yaitu sesuatu yang mewujud di hati berupa pikiran dan ingatan. Sesuatu yang mewujud di hati tersebut adakalanya berupa pengetahuan terbarui dan adakalanya pengetahuan lama yang terpendam. Dinamakan bersit-hati karena ia tebersit atau te...